Bacang Empang Bu Hanny, Legenda Kuliner Tionghoa yang Wajib Dicicipi Saat Wisata ke Tasikmalaya

Jabar Tourism
0

Bacang Empang Bu Hanny, Legenda Kuliner Tasikmalaya (gmaps/Bacang Empang Bu Hanny)

TASIKMALAYA
- Berwisata ke Tasikmalaya, Jawa Barat, rasanya belum lengkap jika belum mencicipi kuliner legendaris yang menyimpan cerita panjang. Salah satunya adalah Bacang Empang Bu Hanny, makanan khas bercita rasa Tionghoa yang telah menjadi bagian dari perjalanan kuliner Kota Tasikmalaya selama lebih dari lima dekade.


Bacang sendiri merupakan olahan berbahan beras atau beras ketan dengan isian tertentu yang dibungkus dan dikukus. Dalam perkembangannya di Tasikmalaya, bacang menjadi salah satu contoh kuliner hasil perjumpaan budaya yang kemudian diterima dan berkembang di tengah masyarakat setempat.


Bertahan Sejak Era 1970-an

Bacang Empang Bu Hanny dirintis keluarga sejak sekitar 1970. Pada masa awal, penjualannya masih dilakukan secara sederhana dengan cara dipikul. Usaha tersebut kemudian berpindah dari kawasan Gang Gunung Dalem ke Jalan Tentara Pelajar pada 1980 dan terus diwariskan lintas generasi.


Kini, generasi penerus tetap mempertahankan cara pengolahan yang menjadi ciri khasnya. Salah satu kunci cita rasanya adalah proses pengukusan yang membutuhkan waktu cukup lama, sekitar tiga hingga empat jam, sehingga tekstur nasi menjadi matang sempurna.


Menariknya, bacang ini juga dikenal praktis untuk dibawa bepergian. Tak sedikit pembeli yang menjadikannya bekal perjalanan karena mengenyangkan dan relatif tahan disimpan tanpa bahan pengawet.


Berburu Kuliner Legendaris di Tasikmalaya

Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi wisata kuliner Tasikmalaya, Bacang Empang Bu Hanny bisa menjadi salah satu persinggahan menarik. Lokasinya berada di Jalan Tentara Pelajar No. 117, Kota Tasikmalaya.


Pilihan isian yang tersedia antara lain ayam dan sapi. Harganya pun relatif terjangkau, sehingga cocok menjadi pilihan kuliner saat menjelajahi berbagai destinasi di Kota Tasikmalaya.


Lebih dari sekadar makanan, Bacang Empang Bu Hanny memperlihatkan bagaimana sebuah resep keluarga dapat bertahan melewati perubahan zaman. Bagi pencinta kuliner legendaris Jawa Barat, mencicipinya bukan hanya soal rasa, tetapi juga kesempatan mengenal salah satu bagian dari keragaman budaya kuliner Tasikmalaya.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)