Curug Bangkong Kuningan, Pesona Air Terjun Alami untuk Wisata Keluarga

Jabar Tourism
0

Curug Bangkong Kuningan, Pesona Air Terjun Alami untuk Wisata Keluarga (gmaps/Helmi Fauzi)

KUNINGAN
– Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyimpan beragam destinasi wisata alam yang menarik untuk dijelajahi. Salah satunya Curug Bangkong, air terjun setinggi sekitar 20 meter yang menawarkan suasana sejuk, panorama hijau, dan gemuruh air yang menenangkan di tengah alam pedesaan.


Berlokasi di Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Curug Bangkong cocok menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Pepohonan rindang dan hamparan persawahan menjadi pemandangan yang menyertai perjalanan menuju lokasi air terjun.


Menikmati Perjalanan di Tengah Alam

Pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 300 meter dari pintu masuk untuk mencapai kawasan curug. Jalurnya telah diperkeras sehingga perjalanan relatif lebih nyaman. Sepanjang jalan, wisatawan dapat menikmati aliran sungai yang jernih serta suasana hijau yang menyegarkan mata.


Sebelum tiba di air terjun utama, terdapat area gazebo, kantin, dan tempat karaoke yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat. Pengunjung juga bisa melewati jembatan kayu berwarna-warni yang kerap menjadi lokasi berfoto. Di kawasan tersebut terdapat pula curug kecil bernama Curug Segro.


Setibanya di Curug Bangkong, suara derasnya air dan udara sejuk langsung menyambut wisatawan. Fasilitas pendukung seperti tempat duduk, gazebo, musala, toilet, dan area foto turut menunjang kenyamanan pengunjung.


Meski terlihat menyegarkan, wisatawan tidak diperbolehkan berenang atau bermain air di dekat air terjun utama karena arusnya cukup deras. Pengunjung disarankan menikmati pemandangan dari area yang aman.


Nama Bangkong dan Cerita yang Melekat

Pengelola Curug Bangkong, Maman, menjelaskan bahwa nama bangkong berasal dari bahasa Sunda yang berarti katak. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, kawasan tersebut dahulu dikaitkan dengan kisah seorang petapa yang berubah menjadi katak. Ia juga menyebutkan bahwa suara katak pada masa lalu konon terdengar hingga balai desa.


Kenyamanan kawasan ini turut dirasakan para wisatawan. Yudi, salah seorang pengunjung, menilai Curug Bangkong memiliki suasana alami dan udara yang sejuk. Namun, ia menyoroti akses jalan menuju lokasi yang dinilai kurang lebar, sehingga pengendara perlu lebih berhati-hati.


Sementara itu, pengunjung bernama Aah mengapresiasi area wisata yang cukup luas, keberadaan gazebo, serta air terjun yang deras dan dingin.


Lokasi dan Jam Kunjungan

Berdasarkan informasi dalam pemberitaan detikJabar pada 16 Agustus 2025, tiket masuk Curug Bangkong saat itu tercatat Rp10.000 untuk orang dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak. Jam operasionalnya disebut berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB. Harga tiket dan jam buka sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum berkunjung karena dapat berubah.


Dari Kota Cirebon, wisatawan dapat menuju Kuningan melalui Jalan Raya Cirebon–Kuningan, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Nusaherang hingga kawasan Curug Bangkong.


Dengan panorama air terjun, suasana pedesaan, dan fasilitas pendukungnya, Curug Bangkong menjadi salah satu alternatif wisata alam di Kuningan untuk mengisi waktu liburan bersama keluarga.***

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)