.jpg)
Nasi Uduk Mang Lili Cianjur, Kuliner Legendaris yang Bertahan Lebih dari 40 Tahun (gmaps/lia g2)
CIANJUR – Berburu sarapan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, belum lengkap rasanya jika belum mencicipi nasi uduk Mang Lili. Warung sederhana yang telah berjualan sejak era 1980-an ini menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris yang selalu ramai dikunjungi pembeli setiap pagi.
Berlokasi di kawasan Warujajar, Jalan KH Hasyim Ashari, Cianjur, warung nasi uduk Mang Lili menghadirkan suasana khas kuliner tradisional. Sejak pagi hari, pelanggan dari berbagai kalangan rela mengantre demi mendapatkan seporsi nasi uduk yang dikenal memiliki harga terjangkau.
Mengutip informasi dari akun Instagram @cianjurtea, aktivitas jual beli di warung ini berlangsung mulai pukul 05.00 hingga 09.00 WIB. Dalam waktu sekitar empat jam, seluruh hidangan yang disiapkan bisa habis terjual.
Nasi Uduk dengan Beragam Pilihan Lauk
Daya tarik nasi uduk Mang Lili tidak hanya terletak pada cita rasanya, tetapi juga pilihan lauk yang bisa disesuaikan dengan selera pembeli.
Menu yang tersedia di antaranya semur telur, ayam, daging kepala sapi, tahu, serta aneka gorengan. Kombinasi nasi uduk dan lauk sederhana tersebut menjadi pilihan sarapan favorit masyarakat setempat.
Salah seorang pelanggan setia, H. Dede Asyarie, menyebut harga nasi uduk di warung tersebut cukup ramah di kantong.
“Nasi uduknya hanya Rp4.000 per bungkus,” kata H. Dede Asyarie.
Untuk menikmati nasi uduk dengan tambahan semur telur, pembeli cukup mengeluarkan uang sekitar Rp8.000. Sementara itu, nasi uduk dengan tambahan tahu atau gorengan dibanderol sekitar Rp6.000.
Bagi pelanggan yang ingin menikmati lauk ayam, harganya berkisar Rp19.000 untuk satu porsi nasi uduk beserta lauknya.
Bertahan Sejak Era 1980-an
Popularitas nasi uduk Mang Lili menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Selama lebih dari empat dekade, warung ini terus mempertahankan eksistensinya di tengah perkembangan berbagai pilihan kuliner modern.
Antrean pelanggan yang memenuhi area warung setiap pagi menjadi pemandangan yang sudah tidak asing lagi. Bahkan, pembeli kerap menikmati sarapan bersama di dalam maupun di luar warung karena ramainya pengunjung.
Keberadaan nasi uduk Mang Lili bukan sekadar menawarkan menu sarapan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan kuliner Cianjur yang terus bertahan lintas generasi.
Bagi pencinta kuliner tradisional, nasi uduk Mang Lili bisa menjadi pilihan menarik untuk menikmati sarapan sederhana dengan cita rasa khas dan harga bersahabat di Kota Cianjur.***
