Menelusuri Bekas Gudang Stasiun Wanaraja, Jejak Sejarah Kereta Api Garut - Cikajang

Jabar Tourism
0

Bekas Gudang Stasiun Wanaraja Garut (Dokumentasi Gurnito – Kereta Anak Bangsa tahun 2016)

GARUT
- Di tengah kembali ramainya perjalanan kereta api di Kabupaten Garut, masih tersimpan jejak masa lalu yang menarik untuk ditelusuri. Salah satunya adalah bekas gudang Stasiun Wanaraja, bangunan lama yang menjadi saksi perjalanan panjang perkeretaapian di kawasan Garut.


Berada di sekitar kompleks Stasiun Wanaraja, bangunan gudang tersebut memiliki tampilan sederhana. Dinding yang telah dimakan usia, pintu kayu berukuran besar, serta karakter arsitektur lama membuatnya berbeda dari fasilitas stasiun modern di sekitarnya.


Pada masa lalu, gudang menjadi bagian penting dari aktivitas stasiun. Bangunan semacam ini digunakan sebagai fasilitas penyimpanan sekaligus pendukung kegiatan angkutan barang. Salah satu cirinya adalah pintu geser berukuran besar yang memudahkan proses keluar-masuk barang.


Bagian dari sejarah panjang jalur Cibatu–Garut–Cikajang

Keberadaan gudang tersebut tidak dapat dipisahkan dari sejarah jalur kereta api Cibatu–Garut yang mulai beroperasi sejak era kolonial. Lintas Cibatu–Garut dibuka pada 1889, sedangkan jalurnya kemudian berkembang hingga menuju Cikajang. Segmen Garut–Cikajang resmi dibuka pada 1 Agustus 1930.


Wanaraja kemudian menjadi salah satu titik penting dalam jaringan tersebut. Selain bangunan stasiun, kawasan ini dahulu memiliki emplasemen dan berbagai fasilitas pendukung. Kajian mengenai arsitektur stasiun lama juga mencatat Wanaraja memiliki tata ruang yang tidak sepenuhnya simetris karena adanya fungsi tambahan berupa magazijn atau gudang.


Kini kembali menjadi bagian perjalanan wisata

Setelah lama tidak aktif, jalur Cibatu–Garut direaktivasi dan diresmikan pada 24 Maret 2022. Stasiun Wanaraja menjadi salah satu dari tiga stasiun yang kembali melayani perjalanan kereta api, bersama Stasiun Garut dan Pasirjengkol.


Hingga 2026, Stasiun Wanaraja masih menjadi bagian dari layanan Commuter Line Garut, sekaligus disinggahi kereta jarak jauh seperti Cikuray dan Papandayan berdasarkan jadwal perjalanan yang berlaku.


Kehadiran kembali kereta api juga membuka peluang baru bagi wisata sejarah di Garut. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT KAI pada 2026 bahkan mendorong konsep West Java Traincation, yang mengajak masyarakat menikmati perjalanan kereta sekaligus mengenal stasiun-stasiun bersejarah dan destinasi wisata di Jawa Barat.


Bagi wisatawan yang menyukai sejarah, bekas gudang Stasiun Wanaraja bukan sekadar bangunan tua. Pintu kayu dan dindingnya menyimpan cerita tentang aktivitas perkeretaapian masa lalu—ketika kereta menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Garut.


Stasiun Wanaraja kini kembali hidup, tetapi jejak bangunan lamanya mengingatkan bahwa perjalanan kereta api di Garut sesungguhnya memiliki sejarah yang jauh lebih panjang.***

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)